Halaman 1 dari 1

BACA

▶ Intel Olahraga Diminta Bergerak

03 Juli 2013 | 11:45:00 WIB

▶ Inilah Pemenang Lomba Sayembara Logo Porprov

03 Juli 2013 | 10:45:00 WIB

▶ Kerinci Targetkan Juara Umum di Porprov XX

03 Juli 2013 | 09:45:00 WIB

▶ Polo Putra Jambi Kalahkan Hongkong di Betawi Cup

03 Juli 2013 | 08:05:00 WIB

▶ Kempo Jambi Sabet 6 Medali Emas

03 Juli 2013 | 17:05:00 WIB

▶ IPSI Pantau Silat Popda

03 Juli 2013 | 14:05:00 WIB

▶ PABBSI Bawa Pulang 12 Medali Emas

03 Juli 2013 | 15:05:00 WIB

▶ Emas PON Lebih Mahal daripada Emas Batangan

03 Juli 2013 | 14:05:00 WIB

▶ Cabor PON Remaja Bakal Diciutkan

03 Juli 2013 | 09:10:00 WIB

JAMBIUPDATE.COM, Ardi Saputra (19), mengelak bahwa satu paket sabu yang berhasil diamankan di rumah kos-kosannya di RT 12 Lorong H Kamil Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan adalah miliknya.

Walaupun mengelak, petugas tetap membawa Ardi untuk dimintai keterangan. Menurut Ardi, sabu tersebut adalah milik temannya yang bernama N yang berhasil kabur saat dilakukan razia pekat oleh tim gabungan gabungan dari Satpol PP Kota Jambi, Polresta Jambi, TNI, dan Dinsosnaker Kota Jambi kemarin (3/7).

Selain mengamankan Ardi tim gabungan juga berhasil mengamankan beberapa orang yang tengah bermain judi di kos-kosan tersebut.

Saat ditanyai wartawan, Ardi membantah jika dirinya merupakan pemilik dari paket yang diduga sabu tersebut. Menurut Ardi, paket yang diduga sabu itu merupakan milik temannya berinisial N, yang berhasil kabur dari razia petugas gabungan. “Kami baru datang. Barang itu (paket diduga sabu, red) sudah ado di bawah kasur. Itu punyo N,” kata Ardi.

Sementara itu dari sebuah kos-kosan di daerah Tanjung Sari Kecamatan Jambi Timur, petugas juga mengamankan sebuah bong atau alat hisap sabu. Hanya saja tidak diketahui siapa pemilik bong tersebut. (sumber: jambi ekspres)