Halaman 1 dari 1

BACA

▶ GPH Ikut Tekan Angka Golput

28 Juli 2013 | 12:30:00 WIB

▶ Persyaratan SNMPTN 2014 Deskriminatif

28 Juli 2013 | 11:15:00 WIB

▶ Korban Mengaku Disetubuhi Dua Kali

28 Juli 2013 | 14:50:00 WIB

▶ Cabuli Anak Bawah Umur, Oknum Mahasiswa Ditangkap

28 Juli 2013 | 14:00:00 WIB

▶ Lahan Sporthall Milik Pemkot

28 Juli 2013 | 12:00:00 WIB

▶ Tak Tegas atau Tak Serius?

28 Juli 2013 | 11:00:00 WIB

▶ Dokter Penyakit Dalam Nihil di Kota

28 Juli 2013 | 09:30:00 WIB

▶ PLN Telanai Pindah ke Kambang

28 Juli 2013 | 11:00:00 WIB

▶ Dinas Pasar Akui Potong Gaji PTT

28 Juli 2013 | 09:30:00 WIB

JAMBIUPDATE.COM, Memasuki pertengahan Ramadan 1434 H, intensitas penumpang di terminal Alam Barajo, Simpang Rimbo, Jambi, terlihat masih normal. Belum ada lonjakan. Diperkirakan lonjakan baru akan terjadi 7-H lebaran yang tepat pada 01 Agustus 2013.

Aprizal, Oprasional PO Lorena Cabang Jambi, mengatakan jumlah penumpang bus Lorena saat ini  masih tergolong normal. Belum ada lonjakan begitu pesat. Lorena mengangkut penumpang Jambi - Bogor dengan kapasitas 32 orang.

Bus berangkat tiap pukul 12.00 WIB. Dalam sehari hanya sekali berangkat. ‘’Arus mudik 2013 ini masih terlihat standar. Walau sedikit ada lonjakan, tetapi belum terlalu membludak’’, ungkapnya.

Menyinggung informasi yang beredar mengenai adanya boking tiket hingga 1-H, Aprizal menyatakan, ksusus untuk mudik lebaran PO Lorena tidak memberlakukan sistem boking tiket. Kecuali di hari-hari biasa, baru bisa diterapkan.

‘’Rata-rata bus besar tidak memberlakukan sistem boking tiket. Maaf. Kalau mini bus  mungkin ada,’’ tegas Aprizal.

Tidak dibelakukannya sistem boking tiket, lantaran untuk mengantisipasi adanya lonjakan
penumpang. Jika sistem boking diterapkan, terkadang calon penumpang yang telah boking tiket batal berangkat. Ini membuat persoalan dan merugikan PO.

Pantauan Jambiupdate.com di terminal Alam Barajo, Minggu (28/7) siang, belum terlihat lonjakan penumpang begitu pesat. Yang ramai adalah penumpang ke Pulau Jawa dan Pekan Baru. Mereka rata-rata warga perantau yang mencari nafkah di Jambi dan memilih pulang kampung lebih awal agar tidak kehabisan tiket.(*)

Reporter  : Aldi Saputra.
Redaktur : Joni Yanto.