Halaman 1 dari 1

BACA

▶ Harga Minah Tembus 18 Ribu Rupiah per Liter

02 Desember 2013 | 20:00:00 WIB

▶ 20 Honorer K2 Terancam Gagal CPNS

02 Desember 2013 | 19:30:00 WIB

▶ Kerinci Akan Buat Perda Rabies

02 Desember 2013 | 18:35:00 WIB

▶ Ratusan Pendaki Bersihkan Gunung Kerinci

02 Desember 2013 | 20:00:00 WIB

▶ 999 Itik Mati Mendadak

02 Desember 2013 | 21:00:00 WIB

▶ Seleksi Eselon II Menunggu Hasil Psikotes

02 Desember 2013 | 21:30:00 WIB

▶ Kerinci Kebakaran, Kerugian Rp 1,5 M

02 Desember 2013 | 07:00:00 WIB

▶ Tiga Pejabat Polres Kerinci Dimutasi

02 Desember 2013 | 12:00:00 WIB

▶ Anggun Izin Pulang Kampung ke Kampus

02 Desember 2013 | 08:30:00 WIB

JAMBIUPDATE.COM, KERINCI, Kabar gembira bagi para petani Kulit Manis di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh, pasalnya harga kulit manis yang selama ini kurang mengairahkan kini mulai menjanjikan sebab sudah mencapai harga Rp 13 ribu per kilo. Hal ini tentu membuat petani kulit manis Kerinci bergairah, selama ini harga kulit manis ini hanya berkisar Rp 5000 hingga Rp 6000 per kilo.

Kenaikan harga kulit manis ini juga dipicu oleh akan beroperasinya pabrik kayu manis di Tanah Kampung, Kota Sungaipenuh. Pabrik kayu manis diprediksikan akan berproduksi pada bulan Januari 2014, sebagaimana yang diutarakan Walikota Sungaipenuhi. “Pabrik pengelohan kayu  manis di Kota Sungaipenuh akan beroperasi Januari 2014 mendatang," ujarnya AJB belum lama ini.

Sementara itu, General Manager Cassia Coop, Adrian Akhza juga mengatakan, pihaknya menjadwalkan pabrik Pengolahan Kayu Manis di Tanah Kampung Kota Sungai Penuh mulai beroperasi secara normal pada sekitar awal tahun 2014 mendatang. “Sekitar tanggal 15 Januari 2014 kita targetkan sudah bisa mulai beroperasi,” kata Adrian.

Sementara itu, kenaikan harga kulit manis disambut baik para petani, petani berharap harga kulit manis bisa terus naik sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani.

Bustami, salah seorang petani kulit manis mengaku sangat senang dengan naiknya harga kulit manis. "Selama ini harga kulit manis sangat murah, dengan naiknya harga tentu ini kabar baik bagi petani," ujarnya.

sumber: jambi ekspres