Halaman 1 dari 2

BACA

▶ Jalan Teluk Nilau Rusak Parah

26 Februari 2014 | 16:30:00 WIB

▶ Stok Sembako Dan Daging Aman

26 Februari 2014 | 21:30:00 WIB

▶ Tanjabbar Gagal Raih WTP

26 Februari 2014 | 17:30:00 WIB

▶ Rusak Parah, Pengendara Terpaksa Mengambil Jalur Berlawanan

26 Februari 2014 | 20:30:00 WIB

▶ Sejumlah Nama Siap Maju

26 Februari 2014 | 16:00:00 WIB

▶ Pemkab Rencanakan Buat Jalur Dua di Pematang Lumut

26 Februari 2014 | 17:30:00 WIB

▶ 50 Persen Lahan Gambut Tanjabbar Terokupasi

26 Februari 2014 | 11:00:00 WIB

▶ Belasan Honorer Terancam Tak Dapat SK

26 Februari 2014 | 19:00:00 WIB

▶ Puskesmas Senyerang di Segel Warga

26 Februari 2014 | 21:35:00 WIB

JAMBIUPDATE.COM, KUALATUNGKAL, Saat ini limbah dari PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry yang diduga mencemari Sungai Kelagian, Desa Kelagian, Kecamatan Tebing Tinggi Tanjabbar, hingga kini masih meresahkan masyarakat. Bau busuk yang ditimbulkan dari sungai, menurut masyarakat sudah benar-benar menyengat, dan tak lagi sehat.

Dan Wabup Tanjabbar Katamso sudah menginstruksikan pihak terkait BLHD untuk mengeceknya. Karenanya, kemarin tim yang dipimpin Kepala BLHD, Hamzah, turun dengan PT.LPPPI untuk mengecek dugaan pencemaran.

Humas PT. LPPI, Hermawan DBS, mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan dan hasil pemantauan uji kualitas air saat ini masih menunggu hasil sampel yang di analisa di laboratorium BLHD Provinsi Jambi sebanyak 2 sampel yang akan diantar pada hari selasa 25 Februari 2014. "Kami tadi sudah melakukan pengecekan bersama BLHD, dan masih menunggu hasilnya," ujarnya.

Sebagai dasar untuk membuktikan adanya pencemaran,menunggu hasil sampel yang di analisa di laboratorium BLHD Prov Jambi sebanyak 2 sampel yang telah  diantar. "Jadi kita masih menunggu dulu," tukasnya.