BERITA JAMBI FOTO, Pelopor Sekolah Bidang Kesehatan di Jambi

Kegiatan perpisahaan siswa SMK Fania Salsabila

Halaman 1 dari 1

BACA

▶ Baru Terbentuk, Sharing Pengalaman saat Temu Anggota

31 Agustus 2013 | 00:25:00 WIB

▶ Sarjusade Naik Menjadi Rp 200 Juta

31 Agustus 2013 | 23:10:00 WIB

▶ Butuh Bantuan, Agar Lebih Layak

31 Agustus 2013 | 23:10:00 WIB

▶ Parkir Kendaraan Pasar Bangko Semrawut

31 Agustus 2013 | 23:05:00 WIB

▶ Kembangkan Mulok Arab Melayu dan Kaligrafi

31 Agustus 2013 | 23:00:00 WIB

▶ Maskapai CJH Belum Pasti

31 Agustus 2013 | 22:55:00 WIB

▶ Dana Tanggap Darurat Untuk Jalan Rusak

31 Agustus 2013 | 22:50:00 WIB

▶ Distribusi Air ke Mayang Bakal Membaik

31 Agustus 2013 | 22:50:00 WIB

▶ Jumhadi Bakal Maju di Tanjabbar

31 Agustus 2013 | 21:45:00 WIB

JAMBIUPDATE.COM, SMK Fania Salsabila berdiri pada tahun 2009 berdasarkan keputusan Dirjen pendidikan dasar dan menengah tahun 2008 No 251 tentang  spektrum menengah kejuruan. Tujuannya lembaga kejuruan kesehatan ini untuk menghasilkan tenaga siap kerja dibidang keperawatan, gigi dan farmasi setelah lulus dari SMK. Selain itu, bagi siswa yang telah lulus juga berpeluang melanjutkan kejenjang pendidikan perguruan tinggi untuk memperkaya ilmu.

SMK Fania Salsabila merupakan SMK pertama dibidang kesehatan yang berdiri di Jambi, berdiri atas izin operasional penyelenggaraan pendidikan dari Dinas Pendiidkan Kota Jambi dan telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional.

SMK Fania Salsabila memiliki 3 program studi, yaitu Keperawatan, Keperawatan Gigi, dan Farmasi, dan pada dasarnya SMK Fania Salsabila memiliki 5 izin penyelenggaraan jurusan. Namun demikian yang ada siswanya baru dua jurusan, yaitu Farmasi dan Keperawatan.

“Jurusan lain seperti Farmasi Industri, Keperawatan Gigi dan Perawat sosial segera dibuka pada tahun ajaran berikutnya, dengan demikian bagi siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, sudah memiliki bekal sejak di bangku SMK,” ujar Abdul Somad, selaku  Ketua Yayasan Fania Salsabila kepada media ini kemarin (30/8).

Somad mengatakan, SMK Fania Salsabila berdiri dengan misi mewujudkan pendidikan kejuruan bidang kesehatan yang memiliki kompetensi dan mampu dalam memberikan pelayanan profesional kepada masyarakat. Dengan demikian dapat menghasilkan tenaga lulusan SMK yang terampil dibidang keperawatan, keperawatan gigi dan kefarmasian sesuai dengan kemajuan teknologi. Adapun sistem pembelajaran yang diterapkan yaitu 40 persen jam pelajaran untuk teori dan 60 persen untuk praktik.

Untuk praktik siswa SMK Fania Salsabila dapat dilakukan di rumah sakit pemerintah dan puskesmas-puskesmas, ini bagi siswa keperawatan. Sedangkan untuk siswa program studi farmasi dapat melakukan praktik di di pedagang besar farmasi (PBF) dan apotek. “Tempat praktik siswa SMK Fania Salsabila merupak instansi yang sudah bekerjasama dengan kita,” sebut Somad.

SMK Fania Salsabila yang beralamatkan di Jalan Ir. H. Jauanda Lorong Hasanah atau dibelakang Jamtos saat ini telah memiliki 220 siswa pada tahun ke-5, dimana 2 angkatan sudah lulus. Siswa yang lulus tersebut ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi ataupun langsung bekerja, bagi yang melanjutkan kebanyakan ke S1 farmasi dan kebidanan. Dan untuk tenaga pengajar SMK Fania Salsabila terdiri dari S1 apoteker, keperawatan, kimia, biologi, komputer, dengan jumlah yang tetap sebanyak 11 guru dan 31 guru yang tidak tetap.

Dalam proses pembelajaran, SMK Fania Salsabila melaksanakan kegiatan cara belajar insani aktif (CBIA), dimana siswa diberikan materi dan diskusi kelompok dan memilih obat untuk manfaat bagi orang yang sakit. Dengan demikian setelah lulus siswa bisa langsung bekerja atau melanjutkan. “Yayasan Fania Salsabila pada tahun depan akan  melakukan pengembangan keperguruan tinggi, sehingga siswa bisa langsung melanjutkan ke perguruan tinggi,” tandasnya.

sumber: jambi ekspres
Halaman : 1


ARSIP

Tanggal: / /