BERITA JAMBI DIGITAL, Penerima BLSM Didata Ulang

BLSM: Saat ini pihak Merangin akan malakukan rapat koordinasi terkait ketidakvalidan data penerima BLSM.

Halaman 1 dari 1

BACA

▶ Mobil Wabup Merangin Masuk Jurang

25 Juni 2013 | 07:45:00 WIB

▶ Parpol Diminta Laporkan Dana Kampanye

25 Juni 2013 | 18:35:00 WIB

▶ Warga Temui Pemkab

25 Juni 2013 | 22:00:00 WIB

▶ Hanya Dihadiri 13 Orang Dewan

25 Juni 2013 | 16:00:00 WIB

▶ Tak Mau Mencoblos, Yulianti Dipukuli

25 Juni 2013 | 19:00:00 WIB

▶ PLN Dituding Lakukan Pungli

25 Juni 2013 | 18:35:00 WIB

▶ Caleg NasDem Nyaris Diamuk Masa

25 Juni 2013 | 12:00:00 WIB

▶ Geopark Unesco Selangkah Lagi

25 Juni 2013 | 22:00:00 WIB

▶ Pemutusan PLN Rugikan Pelanggan

25 Juni 2013 | 16:35:00 WIB

JAMBIUPDATE.COM,
MERANGIN, Kepala Bappeda Merangin, M Arif, melalui Sekretaris Bappeda, Elvis Suryadinata, mengatakan dengan adanya penolakan BLSM oleh masyarakat karena data yang kurang valid, maka pihak Bappeda, Badan Statistik, dan pihak kecamatan melakukan rapat koordinasi. "Untuk menyelesaikan masalah di beberapa kecamatan, maka kemarin kita malakukan rapat koordinasi," ujarnya.

Dari rapat tersebut maka dapat disimpulkan bahwa untuk kecamatan yang bermasalah akan dilakukan pendataan ulang penduduk yang berhak menerima BLSM. "Hasil rapatnya, kami akan lakukan pendataan ulang di kecamatan yang data penerimanya dianggap tidak tepat sasaran" jelasnya.


Pendataan ulang penerima BLSM di beberapa kacamatan yang bermasalah dilakukan melalui musyawarah desa atau musawarah kelurahan. Dan hasilnya nanti langsung disearahkan ke pihak kecamtan dan diserahkan ke bps pusat. "Untuk mendapatkan data yang benar-benar valid maka kita akan melakukan pendataan yang langsung dilakukan oleh pemerintahan desa maupun kelurahan setempat," katanya.


Perlu diketahui, sebelumnya 3 kecamatan --Kecamatan Renah Pembarap, Kecamatan Siau, dan Kecamatan Lembah Masurai menolak kartu perlindungan Sosial (KPS) atau lebih dikenal dengan BLSM yang merupakan kompensasi atas Kenaikan harga BBM baru-baru ini.


Penolakan BLSM oleh masyarakat 3 kecamatan tersrbut dikarenakan masyarakat menilai BLSM banyak yang tidak tepat sasaran dan harus dilakukan pendataan ulang masyarakat yang memang berhak menerima Bantuan tersebut. (sumber: jambi ekspres)
Halaman : 1

POPULER THIS WEEK

Array▶ [judul]

dibaca: 82 pembaca

Array▶ [judul]

dibaca: 74 pembaca

Array▶ [judul]

dibaca: 74 pembaca

Array▶ [judul]

dibaca: 46 pembaca


ARSIP

Tanggal: / /