Halaman 1 dari 1

BACA

▶ Caleg Wajib Lapor Dana Kampanye

27 Juli 2013 | 16:05:00 WIB

▶ Pleno PPK Molor

27 Juli 2013 | 16:35:00 WIB

▶ Identitas Mayat Mr X Belum Diketahui

27 Juli 2013 | 15:55:00 WIB

▶ Pengamanan di KPUD Diperketat

27 Juli 2013 | 16:55:00 WIB

▶ Ibu dan Anak Dimakamkan Satu Liang

27 Juli 2013 | 17:55:00 WIB

▶ Penampilan Persisko Mengecewakan

27 Juli 2013 | 17:15:00 WIB

▶ 300 Pebulutangkis Bertarung di Muarojambi

27 Juli 2013 | 16:45:00 WIB

▶ Adri Pimpin KONI Jambi

27 Juli 2013 | 16:25:00 WIB

▶ Bonus Naik, Atlet di Luar Daerah Diminta Pulang

27 Juli 2013 | 14:55:00 WIB

JAMBIUPDATE.COM, Pihak pertamina tidak melaporkan aksi pencurian minyak mentah di pipa aliran minyak mentah jalur Tempinomenuju Plaju, ke Polda Jambi.

Dikatakan Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah saat dikonfirmasi kemarin (26/7), hal itu disebabkan TKP pencurian bukan termasuk wilayah Jambi. “TKP nya di Bayung Lencir, Sumatra Selatan," kata Almansyah.

Menurut Almansyah seandainya pihak Pertamina mau melaporpun bukan ke Polda Jambi, akan tetapi ke Polda Sumatera Selatan. "Seandainya mereka (Pertamina. Red) mau lapor pun bukan di Polda Jambi, mungkin Polda Sumsel," jelas Almansyah.

Ditambahkan Almansyah pihak Pertamina pusat  kemarin sudah turun ke TKP. "Orang Pertamina Jakarta turun dari pesawat langsung ke Bayung Lencir," tambah Almansyah.

Diberitakan sebelumnya, terhitung sejak pukul 21.30 WIB Rabu (24/7) kemarin, pihak Pertamina menyetop aliran minyak mentah dari kawasan Tempino, Kabupaten Muaro Jambi, menuju daerah Plaju, Provinsi Sumatera Selatan. Penyetopan tersebut dilakukan karena banyaknya aksi pencurian minyak mentah di kawasan tersebut.

sumber: jambi ekspres
Halaman : 1


ARSIP

Tanggal: / /